Explore Bulukumba

Share

Sulawesi Selatan menjadi tujuan saya kali ini. Berangkat dari Jakarta setelah dua jam akhirnya tiba dibandar udara Hasanuddin Makassar. Ada sedikit perbedaan waktu antara Jakarta dan Makassar, jika Jakarta masuk dalam Zona WIB ( Waktu Indonesia Barat ) sedangkan Makassar WITA ( Waktu Indonesia Tengah ) hanya satu jam waktu Makassar lebih awal.

” Pagi Hari “

Hari Minggu pagi, teman ku mengirimkan Instant Messanger kepada saya untuk mengajak ke Pantai Bara yang letaknya di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

“Wan, kamu udah bangun belum ? ” teman saya mengirimkan chat pada Instant Messanger.

“Udah dong, emang kenapa ?” Lalu saya menjawan chat dari teman saya tersebut.

“Kita ke Bulukumba Yuk ….. ” Teman saya mengajak ke suatu tempat di Sulawesi Selatan.

Siang hari, akhirnya sayapun berangkat bersana beberapa teman saya lainya. Teman saya Ilham, Fikrin dan Melya sudah mempersiapkan untuk perjalanan jauh kali ini. Dalam perjalanan kami menyempatkan diri mampir ke Mini Market untuk membeli amunisi dalam dijalan nanti.

Dalam perjalan kami bercerita bersama tentang lokasi – lokasi wisata yang menarik di Sulawesi Selatan.

Banyak tempat menarik yang harus di kunjungi satu persatu di Sulawesi Selatan, namun yang hendak ingin kita kunjungi yaitu Pantai Bara yang letaknya di wilayah Bulukumba.

Dari Kota Makassar kita melewati Jeneponto lalu Bantaeng dan akhirnya tiba di Bulukumba.

Daerah Bulukumba sendiri sangat terkenal dengan pembuatan Kapal Pinisi yang sudah diakui kwalitasnya hingga mancanegara, penduduk Bulukumba biasanya membuat Kapal Pinisi besar di pinggiran pesisir dekat pantai. Namun pembuatan Kapal Pinisi hanya dilakukan pada bulan – bulan tertentu dan tergantung pada para pemesan yang ingin minta dibuatkan Kapal tersebut.

Lima jam perjalanan akhirnya kamipun tiba di pantai Bara. Pantai ini berdampingan dengan pantai Bira, namun pantai Bara cenderung lebih tenang.

Setibanya disana, kami pun tidak menyia – nyiakan waktu untuk berfoto bersama, laut yang biru membuat kami sekan merasa gembira, pasir laut yang lembut membuat kami bergegas berlari menuju pantai, hempasan ombak yang datang menjadi ucapan selamat datang pada kami.

Melya, Fikrin & Ilham merupakan teman saya yang berasal dari Makassar, yang sudah kurang lebih sekitar empat tahun kami tidak berjumpa dengan mereka, namun akhirnya kami dipertemukan kembali.

” Sore Hari “

Matahari sudah mulai tenggelam, akhirnya kamipun berniat meinggalkan tempat ini untuk kembali ke Makassar. Dalam perjalan kita bersama – sama, kamipun bercerita bersama, perjalanan kita tadi sore menjadi topik pembicaraan utama kita dalam mobil. Karena mungkin sudah kelelahan, beberapa teman saya akhirnya berbaring untuk tidur, beberapa teman lainya mereka malah asyik mengupload foto hasil tadi sore ke Sosial Media.

Sekian perjalanan kami di Bulukumba, walaupun belum semua pantai disana kita kunjungi mungkin trip berikutnya kalian yang harus singgah 🙂